Make your own free website on Tripod.com

Satu Hembusan Nafas Anda, Lebih Berharga dari Emas

Mabuk Dalam Cinta Terhadap Allah

Why Science fails to explain God

Petunjuk Yang Maha Agung

Bila Rasulullah S.A.W Menjenguk Kita

Bismillah, Menambah Bobot Kemuliaan Hidup

Hukum Merayakan Hari Valentine

Kisah Lima Perkara

MENEBAR PESONA ISLAM

SEMUANYA BERMULA DARI KATA-KATA 

Bismillah, Menambah Bobot Kemuliaan Hidup

“Setiap pekerjaan penting yang tidak diawali dengan bismillahirrahmanirrahim, maka pekerjaan itu akan terputus.” (HR Ibu Hibban)

Bagi setiap muslim bacaan yang paling banyak dibaca, dihafal, dan diucapkan adalah basmallah atau lengkapnya bismillahirrahmanirrahim. Mulai dari anak-anak, ucapan ini sudah diajarkan di TK, bahkan jauh sebelum masuk sekolah.

Bagi Allah sendiri, basmallah merupakan satu ucapan yang bernilai sangat tinggi, yang karenanya sebelum dituliskan sesuatu di Lauhul Mahfudz terlebih dahulu ditulis bismillah. Yang demikian itu dikabarkan oleh Rasulullah Salallaahu `alaihi wa salam melalui haditsnya:

“Sesuatu yang pertama-tama dicatat oleh Allah di Lauhul Makhfudz, sebelum mencatat segala sesuatu yang lain, adalah ayat Bismillahirahmanirrahim.” (HR ad-Dailami dari Ibnu Abbas)

Dalam riwayat Ibnu Marduwaih dari Jabir bin Abdullah, disebutkan bahwa ketika turun ayat basmallah, alam menjadi bergolak. Yakni awan lari ke arah timur, angin menjadi diam, laut bergelombang, semua binatang memasang telinga untuk mendengarkannya, dan setan-setan dari langit dilaknat oleh Allah.

Al-Qur'an yang berisi 114 surat, semuanya diawali dengan bismillah, kecuali satu surat saja, yaitu surat Al-Bara-ah atau At-Taubah. Selain surat tersebut, semua dimulai dengan menyebut Asma Allah yang Rahman dan Rahim.

Satu hal yang istimewa lagi bahwa hanya dua nabi saja yang langsung mendapatkan wahyu basmalah, yaitu Nabi Sulaiman `Alaihis salam dan Nabi Muhammad Saw. Tentang wahyu bismillah yang diturunkan kepada Nabi Sulaiman As, dicatat dalam al-Qur'an:

“Berkata (Bilqis): hai pembesar-pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia. Sesungguhnya surat itu dari Sulaiman dan sesungguhnya (isinya) Bismillahirrahmanirrahim.” (an-Naml: 29-30)

Pengaruh ucapan basmallah itu luar biasa sehingga Ratu Bilqis yang mempunyai kekuasaan yang sangat besar pada waktu itu terkesima, dan menyebut surat Sulaiman dengan sebutan surat yang mulia. Ia tidak main-main dengan isi surat itu, yang karenanya ditanggapi dengan serius, yang pada ujungnya, Ratu Bilqis yang musyrik itu akhirnya berserah diri dengan Islam. Bahkan ia sendiri akhirnya menjadi istri Sulaiman.

Rasulullah dalam da'wahnya sangat rajin berkirim surat kepada raja-raja dan para penguasa negara-negara pada saat itu. Dalam setiap suratnya, beliau selalu memulianya dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim. Melalui surat-surat itu beliau berda'wah, dan mengajak mereka kepada jalan Islam.

Pengaruhnya luar biasa, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, negara negara di jazirah Arab akhirnya menjadi islam, berikut para penguasa dan rakyatnya.

Memulai segala sesuatu dengan bismillah tidak saja pada urusan-urusan yang besar. Akan tetapi pada urusan sehari-hari yang rutin dikerjakan hendaknya diawali dengan ucapan bismillah. Semua amalan akan bernilai ibadah yang berpahala jika diawali dengan basmalah. Makan, minum, olah raga, belajar, memasak, menulis, bepergian, memimpin rapat, dan semua aktivitas sehari-hari akan bernilai ibadah dan berpahala jika diawali dengan bismillah.

Sebaliknya, semua amalan, termasuk amalan ibadah akan kehilangan pahalanya jika tidak diawali dengan bismillah. Rasulullah mengingatkan ummatnya:

“Setiap pekerjaan penting yang tidak diawali dengan bismillahirrahmanirrahim, maka pekerjaan itu akan terputus.” (HR Ibu Hibban)

Ketika beliau mendatangi istrinya, tak lupa beliau selalu membaca bismillah, yang kemudian dilanjutkan dengan do'a: Allahumma jannibnasy-syaithaa wa jannibisy-syaithana ma razaqtana (dengan nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari syetan, dan jauhkanlah apa yang Engkau berikan kepada kami dari syetan).

Apa yang beliau kerjakan adalah contoh agar ditiru oleh kaum Muslimin. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa jika seseorang yang hendak mendatangi istrinya dan membaca do'a tersebut, jika dari hasil percampuran dengan istrinya itu ditaqdirkan Allah menjadi seorang anak, maka syetan tidak akan mengganggu selama-lamanya.

Kajian kita kali ini tak hendak menyebut keistimewaan basmalah, tapi ingin menyingkap sedikit rahasia di balik kalimat basmalah dan pengaruhnya dalam kehidupan nyata. Bukankah dengan memulai suatu pekerjaan dengan sebutan basmallah berarti telah mengikut sertakan Allah swt dalam setiap langkahnya? Bukankah dengan sebutan basmallah berarti mengundang perkenan Allah sekaligus mendo'a untuk kesuksesannya?

Tanda-tanda Mereka yang Ber-Bismillah

Dalam kehidupan sosial, kasih sayang merupakan penyangga utama dalam membina keharmonisan. Tanpa kasih sayang, masyarakat manusia bagai hidup dalam kesendirian, bahkan tidak jarang yang selalu merasa dalam ancaman. Takut, gelisah, khawatir, gundah gulana selalu menyelimuti pemikiranya.

Masyarakat yang diliputi rasa kasih sayang, dalam al-Qur'an disebut sebagai masyarakat Marhamah, yaitu masyarakat yang dijiwai oleh semangat cinta mencintai, kasih mengasihi. Masyarakat yang demikian itu digambarkan oleh Syeikh Mahmud Syaltut sebagai berikut:

Orang-orang besar menyayangi yang kecil, orang-orang kecil menghargai yang besar.
Orang-orang kaya melapangkan orang-orang yang miskin, orang-orang yang pandai menunjuki orang-orang yang dungu.
Orang-orang yang diadili memandang hakim sebagai rahmat, sebagaimana pandangan anak terhadap orang tuanya, murid terhadap guru, dan orang sakit terhadap dokter.
Semua itu hidup dalam suasana kasih mengasihi, dan saling berbagi kebahagiaan dan kebaikan.

Dalam al-Qur'an, orang yang mendapatkan kasih sayang Allah disebut sebagai `Ibadurrahman (Hamba dari Yang Maha Pengasih). Mereka mempunyai 14 tanda-tanda, sifat dan karakter sebagaimana disebutkan dalam al-Qur'an surat al-Furqan ayat 63-77:

  1. Rendah hati “Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati...”

  2. Menghindarkan diri dari orang-orang yang jahil “dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.”

  3. Tekun dan bersungguh-sungguh dalam beribadah “Dan orang-orang yang pada waktu malam sujud dan berdiri (shalat) bagi Tuhannya.”

  4. Senantiasa berdo'a “Dan orang-orang yang berkata, Ya Tuhan kami, hindarkanlah adzab jahannam dari kami, sungguh azab-Nya adalah kekal. Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.”

  5. Tidak royal dan tidak kikir “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.”

  6. Hanya berTuhankan Allah “Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah..”

  7. Tidak membunuh [makhluk] yang diharamkan Allah “..dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan alasan yang benar,...”

  8. Tidak berzina “..dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia dapat (pembalasan) dosa (nya). Yakni akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal salam azab itu, dalam keadaan terhina.”

  9. Bertaubat secara sungguh-sungguh “Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shaleh, maka mereka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan orang yang bertaubat, dan mengerjakan amal shaleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenarnya.”

  10. Tidak bersumpah palsu “Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu,...”

  11. Bersungguh-sungguh mencapai hasil terbaik dalam berkarya “dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan (perbuatan-perbuatan) yang tidak berfaedah, mereka lalui saja dengan menjaga kehormatannya.”

  12. Terbuka telinga dan mata hatinya “Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta.”

  13. Bertanggung jawab atas keturunannya “Dan orang-orang yang berkata: “ Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penggembira hati(kami),...”

  14.  Menjadi pemimpin berdasarkan ketaatan kepada Allah “dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa.”

Keempat belas tanda utama itu mengantarkan manusia pada konsekuensi yang sangat membahagiakan, yaitu:

“Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam syurga) karena kesabaran merka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya. Mereka kekal di dalamnya. Syurga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman. Katakanlah ( kepada orang-orang musyrik) : “Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadahmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadat kepada-Nya), padahal kamu sungguh telah mendustakan-Nya? Karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu).”

Maha benar Allah atas segala kata-kata-Nya.

 

Please report any problems on this site to webmaster@smkn1cmi.org
© 2000 Sekolah Teknik Menengah Negeri Pembangunan ( SMK Negeri 1 Cimahi  ) .

All rights reserved  SMK Negeri 1 Cimahi  Webmaster Team 2000

" Kekerasan Hanya Membuat Masalah, Kekerasan Hanya Membuat Sengsara, Stop Kekerasan Sekarang Juga "

-- Yang Ada di Situs ini --

--Pembangunan  MailingList--

Masukan Email Anda, Untuk Mengikuti Mailing List STMN Pembangunan Lalu Klik gambar di samping ini !

-- Pembangunan Network --

-Situs Warga  Pembangunan-

This Website is designed for
Microsoft Internet Explorer 4.0 or later.
If you are not using Internet Explorer 4.0 please install from Microsoft Corp.