Make your own free website on Tripod.com

Wap Versus GPRS

Voice Over Internet Protocol ( VOIP )

Alkohol sebagai Sumber Tenaga bagi Note Book

AlternatifPengembangan Jaringan Komputer Biaya Murah

CSMA / CD

Revolusi Komputer dan Biomolekul

GPRS MENUJU ERA MOBILE DATA

MENUJU LAYANAN INTERNET/INTRANET BERGERAK

JARINGAN KOMPUTER MODEL ANALISIS

INTEGRATED SERVICES DIGITAL NETWORK ( ISDN )

JALAN TOL KOMUNIKASI INTERNET

KOMUNIKASI DATA

GPRS MENUJU ERA MOBILE DATA

Setelah komunikasi suara dapat dilakukan secara mobile, sebagian orang mulai melirik pada komunikasi data dan berpikir mengapa komunikasi data tidak dikembangkan juga agar memiliki kemampuan mobile. Sampai saat ini telah banyak teknologi komunikasi data yang dikembangkan dan menjadi standar untuk komunikasi mobile data. Tetapi teknologi tidak berhenti sampai disini. Setelah mampu melakukan komunikasi data secara mobile, mulai lagi orang berpikir bagaimana agar komunikasi tersebut dapat dilakukan dengan kecepatan yang tinggi dan mampu melewatkan berbagai aplikasi yang ada seperti Internet dan akses ke Intranet.

General Packet Radio Service (GPRS) merupakan teknologi komunikasi data berbasis paket switch yang dikembangkan pada jaringan GSM. GPRS menawarkan komunikasi data secara mobile, dimana pemakai dapat melakukan pengiriman dan penerimaan data setiap saat dengan cara yang lebih efektif dan efisien. Faktor dominan ini terletak pada kecepatan pengiriman data yang mencapai 155 kbps dan biaya komunikasi data yang relatif lebih kecil.

GPRS mendukung protokol komunikasi data terbesar di dunia yaitu Internet Protocol (IP) dan X.25. Pada kasus ini GPRS bertindak seolah-olah sebagai jaringan ekstension dari jaringan IP dan X.25 yang ada, sehingga berbagai aplikasi di atas jaringan-jaringan tersebut tentu saja dapat diakses juga melalui GPRS.

Dibandingkan dengan aplikasi komunikasi data saat ini yang lebih berorientasi pada text seperti email, akses database dan Internet, GPRS menawarkan komunikasi multimedia termasuk suara, grafik dan video conference.

 Karakteristik paket data GPRS

Paket data pada GPRS menjadi begitu penting karena menyediakan koneksi yang cepat dan tidak kelihatan (seamless) antara terminal mobile dan Internet atau Corporate Intranet. Seluruh aplikasi Internet seperti email dan web browsing dapat dilakukan tanpa harus mendial hubungan ke Internet service provider (ISP). Disamping itu paket data GPRS menggunakan radio link secara lebih effisien, dimana sejumlah pemakai dapat menggunakan kanal yang sama secara simultan. Pada mode circuit data, setiap pemakai memegang satu kanal selama koneksi ke jaringan baik pada saat pengiriman data maupun tidak (idle time), sehingga selain in-effisiensi dalam penggunaan radio link, pemakai juga dibebani biaya yang lebih tinggi dengan perhitungan berdasarkan lama waktu koneksi. Dengan paket data seperti GPRS, pemakai hanya dikenai biaya berdasarkan jumlah/volume data yang ditransmisikan selama komunikasi dan tidak termasuk idle time, meskipun pada kenyataannya setiap pemakai paket data GPRS terhubung secara virtual ke jaringan setiap saat.

Teknologi paket data seperti GPRS dapat digunakan pada seluruh aplikasi komunikasi data, tetapi pada dasarnya paket data ini lebih sesuai untuk aplikasi dengan karakteristik frekuensi penggunaan yang tinggi, komunikasi pendek dan bersifat real time seperti email. Walaupun demikian paket data juga dapat digunakan untuk aplikasi dengan volume data besar seperti file transfer.

 Detail GPRS

Konfigurasi sistem GPRS merupakan gabungan antara sistem GSM yang telah ada dan telah diupgrade baik secara software maupun hardware dengan jaringan GPRS sendiri. Jaringan GPRS terdiri dari Serving GPRS Support Node (SGSN) yaitu node di dalam infrastruktur GSM yang mengirim dan menerima data dari terminal mobile dan Gateway GPRS Support Node (GGSN) yang memiliki link ke jaringan lain seperti Internet, X.25 atau jaringan private. GPRS dapat menggunakan beberapa serving node SGSN tetapi hanya membutuhkan satu node gateway GGSN sebagai interface ke jaringan eksternal. Point to Multipoint Service Centre merupakan bagian dari standard GPRS selanjutnya, dimana GPRS akan memiliki kemampuan komunikasi point to multipoint.

Gambar 1. Konfigurasi sistem GPRS

Keterangan gambar :

Bulat Hijau : Upgrade SW dan HW
Kotak merah : GSM yang ada
Kotak HIjau : Sub sistem baru
Garis sambung : Trafik dan signalling
Garis putus : Signalling

SGSN : Serving GPRS Support Node
GGSN : Gateway GPRS Support Node
BSC : Base Station Controller
BTS : Base Transceiver Station
MSC : Mobile Switching Centre
HLR : Home Location Register
MS : Mobile Station

Pada sistem GPRS, terminal mobile user baik berupa GPRS phone maupun laptop dengan modem GPRS akan melakukan komunikasi ke base station GSM. Kemudian data-data yang dikirimkan oleh user akan diteruskan oleh base station ke SSGN, tidak seperti pada komunikasi data circuit switch dimana data akan diteruskan oleh base station ke MSC. SGSN selanjutnya akan melakukan komunikasi dengan GGSN yang merupakan interface ke jaringan eksternal. Sebelum ditransmisikan melalui jaringan eksternal, paket data tadi akan dikonversikan terlebih dahulu.

Sebaliknya paket IP atau X.25 yang ditujukan ke user mobile akan diterima oleh GGSN dan diteruskan ke SGSN untuk ditransmisikan ke mobile station. Paket ini pun akan mengalami enkapsulasi di SGSN dan GGSN dengan menggunakan protokol GPRS yang disebut GPRS Tunnel Protocol (GTP). Dalam stack protokol, GTP terletak di atas TCP/IP.

Selain berfungsi dalam transmisi paket data, SGSN juga berfungsi mengikuti jejak terminal mobile atau user mobile di dalam service areanya. SGSN akan melakukan asosiasi dengan MSC/VLR dan HLR untuk kepentingan tersebut.

 Terminal GPRS

GPRS menggunakan protokol jaringan yang standard sehingga setting konfigurasi komputer untuk akses GPRS dapat dilakukan dengan mudah. Stack protokol TCP/IP pada jaringan IP eksisting dapat tetap digunakan dengan beberapa pengembangan untuk memperoleh berbagai kelebihan yang ditawarkan GPRS. Beberapa pabrikan seperti Intel, Ericsson, Nokia, IBM dan Toshiba sedang mengembangkan konektor yang menggunakan radio link sebagai pengganti koneksi kabel ke cellphone, sesuai dengan spesifikasi GPRS.

Akses ke sistem GPRS dapat dilakukan dengan terminal:

  1. Laptop atau handhelp komputer: melalui PC Card modem dan cellphones/external modem yang memiliki kemampuan ke GPRS

  2. Smart phone yang dilengkapi full screen (seperti Nokia 9000)

  3. Cellphone dengan Wireless Application Protocol

  4. Perangkat yang dirancang khusus untuk GPRS

 Virtual private network melalui GPRS

Pada awal pengembangan intranet, perusahaan konvensional menggunakan modem pool di sisi server dan modem dial up di sisi pemakai untuk menyediakan remote access bagi para pekerjanya yang hendak melakukan hubungan ke intranet corporate dari jarak jauh. Kemunculan Internet di hampir seluruh belahan dunia memberikan alternatif baru bagi perusahaan dalam menyediakan remote access. Melalui Internet para pekerja yang berada di luar daerah intranet perusahaan tidak perlu melakukan SLJJ ke intranet perusahaan, tetapi cukup dengan mendial ISP lokal. Cara ini lebih efektif karena sejumlah besar aplikasi berada diatas jaringan IP. Dari sisi biaya juga akan lebih effisien karena perusahaan hanya membayar untuk sambungan lokal dan sewa ISP lokal dibanding pengeluaran untuk SLJJ.

Koneksi melalui Internet memiliki keterbatasan pada security-nya sehingga muncullah Virtual Private Network (VPN). VPN merupakan jaringan private di atas jaringan publik. Untuk membangun VPN digunakan software khusus di setiap end point yaitu di remote user dan intranet corporate. Software ini akan membangun tunnel secara virtual dan setiap informasi yang dilewatkan pada tunnel ini akan dienkripsi terlebih dahulu.

Produk VPN yang dikembangan dan dipasarkan oleh berbagai pabrikan, pada umumnya menggunakan koneksi dial up, ethernet, ISDN maupun wireless. Kini GPRS memberikan alternatif baru yaitu koneksi melalui GPRS. Dengan GPRS remote user tidak perlu mendial hubungan circuit switch ke ISP dan membangun VPN karena koneksi Internet dapat diperluas hingga ke terminal mobile user. User pun tidak perlu mendial ISP yang berbeda jika sedang traveling. Dengan demikian remote user dapat lebih mudah mengakses intranet corporate dan tetap dapat mempertahankan hubungan tersebut selama mungkin.

 Keunggulan GPRS

Keunggulan dan kemudahan teknologi paket data GPRS dapat dirasakan secara lebih nyata oleh pemakainya. Untuk memperoleh koneksi ke jaringan melalui GPRS, pemakai melakukan langkah-langkah yang sama seperti pada saat akan melakukan koneksi ke jaringan LAN. Apabila terminal mobile user telah memperoleh koneksi ke jaringan, pengiriman dan penerimaan data dapat dilakukan saat itu juga. Pemakai dapat bekerja dengan komputer-nya tanpa memikirkan koneksi ke jaringan dan secara otomatis akan menerima email. Lebih dramatis lagi, user bahkan dapat tetap menerima telepon atau mengirim panggilan telepon selama mengakses data melalui GPRS.

Delay pengiriman data pada GPRS sangat kecil sehingga sesuai untuk aplikasi email, akses intranet, pengiriman barang dll. Disamping itu throughput yang tinggi pada GPRS memungkinkannya untuk digunakan pada aplikasi multimedia seperti apliksai web browsing dengan grafik.

Jika dikompulir maka keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh pemakai melalui paket data GPRS antara lain :

  • Access time yang lebih cepat yaitu <1 detik (access time circuit switch dan SMS 3 detik)

  • Kecepatan data yang lebih tinggi mencapai 115 Kbps

  • Akses global di seluruh jaringan GSM

  • Dapat tetap terhubung ke jaringan untuk kurun waktu yang cukup panjang (tetap on line)

  • Memperoleh berbagai service dan aplikasi dengan biaya rendah

  • Pembayaran hanya untuk volume data yang dikirimkan.

Disamping itu GPRS juga memberikan keuntungan-keuntungan di sisi operator antara lain :

  • Optimalisasi penggunaan jaringan radio

  • Biaya investasi yang rendah

  • Pemasukan tambahan dengan layanan paket data

  • Mencakup area yang luas secara cepat

  • Dapat memasuki berbagai segmen pasar

 Aplikasi GPRS

Sistem GPRS tidak hanya diaplikasikan untuk mengakses Internet atau intranet perusahaan melalui remote access, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai aplikasi sebagai berikut :

  • Automatic Teller Machine (ATM) dan Automatic Ticket

  • Taxi dan parcel services.

  • Vehicle tracking

  • Manajemen lalu lintas seperti menajemen lampu lalu lintas

  • Layanan On-line

  • Medical emergency operations

  • Sistem alarm dan monitoring

 Pengembangan mobile data GSM

Awal pengembangan GSM data adalah meningkatkan kecepatan circuit switch data eksisting dari 9,6 kbps menjadi 14,4 kbps. Sebelum GPRS, dikembangkan High-speed circuit-switched data service (HSCSD) yang memungkinkan penggunaan beberapa kanal suara sekaligus untuk memperoleh kecepatan data yang lebih tinggi. Kecepatan data pada HSCSD mencapai 38,4 kbps.

 

 

Timeframe

Kemampuan

Keterangan

 9.6 kbps

Tersedia saat ini

Fax dan komunikasi data circuit switch

Pada umumnya ditawarkan oleh operator GSM

14.4 kbps

Tersedia dalam kurun 12 bulan mendatang

Fax dan komunikasi data circuit switch kecepatan tinggi

Identik dengan layanan 9.6 kbps tetapi dengan kecepatan yang lebih tinggi

Direct IP

Akses tersedia saat ini

Koneksi circuit switch langsung ke Internet

Reduksi call set-up time. Dikembangkan juga untuk layanan data circuit switch kecepatan tinggi dan migrasi ke paket data

High-speed circuit-switched data service (HSCSD)

Tersedia tahun ini

Kecepatan mencapai 56 kbps

Memerlukan Up grade software. Operator perlu memutuskan sejak awal apakah akan menawarkan service ini, GPRS atau kedua-duanya

GPRS

Tersedia dalam 2 tahun mendatang

Packet data dengan kecepatan diatas 100 Kbps.

Komunikasi mobile data secara fleksibel

EDGE

Tersedia dalam 3 tahun mendatang

Paket data dengan kecepatan kurang lebih 3 kali kecepatan data GPRS

Merupakan final teknologi data kecepatan tinggi untuk jaringan GSM eksisting. Dapat digunakan bersama jaringan TDMA IS-136.

Seluler Generasi 3

Tersedia dalam 3-5 tahun mendatang

Paket data dengan kecepatan 2 Mbps

New airlink

Tabel 1. Arah pengembangan Data GSM (sumber : Rysavy Research)

 

Standard GPRS dikembangkan oleh beberapa vendor GSM seperti Alcatel, Ericsson, Lucent, Motorola, Nokia, Nortel dan Siemens. Pada standars berikutnya dikembangkan feature baru yaitu kemampuan komunikasi point-to-multipoint. GPRS akan diluncurkan untuk field trial pada tahun 1999 dan penggunaan secara meluas pada tahun 2000. Standard GPRS diprioritaskan pada IP service walaupun standard tersebut dibuat untuk IP dan X.25.

Hingga saat ini belum ada operator yang mengumumkan pengembangan ke service GPRS, tetapi hal ini sangat mungkin berubah karena biaya pengembangan infrastruktur ke service GPRS relatif kecil. Bahkan saat ini belum ada cellphone atau modem yang mendukung service GPRS tetapi dapat dipastikan bahwa seluruh telepon GSM model terbaru akan memiliki kemampuan GPRS.

Pada kerangka standard GSM telah didefinisikan teknologi jaringan data di atas GPRS yang disebut Enhanced Data for GSM Evaluation. EDGE akan menawarkan kecepatan maksimum 384 kbps, dan setelah EDGE akan muncul generasi ketiga sistem cellular yang akan memiliki kemampuan pengiriman data hingga 2 Mbps.

3

Please report any problems on this site to webmaster@smkn1cmi.org
2000 Sekolah Teknik Menengah Negeri Pembangunan ( SMK Negeri 1 Cimahi  ) .

All rights reserved  SMK Negeri 1 Cimahi  Webmaster Team 2000

" Kekerasan Hanya Membuat Masalah, Kekerasan Hanya Membuat Sengsara, Stop Kekerasan Sekarang Juga "

-- Yang Ada di Situs ini --

Subscribe to stmnp MailingList
Powered by groups.yahoo.com

Masukan Email Anda, Untuk Mengikuti Mailing List STMN Pembangunan Lalu Klik gambar di samping ini !

-- Pembangunan Network --

 Link ke Situs Warga STM Negeri  Pembangunan Bandung